Minggu, 19 Juni 2016

Hadiah itu adalah kalian,,

Tidak terasa hari ini usiaku semakin bertambah. Seperti biasanya, setiap menjelang hari kelahiran selalu dirimu tanyakan kepadaku. '' mau minta hadiah apa?"dan pernah kujawab sesuai dengan keinginanku tapi juga kadang kujawab kalau aku tidak minta apa-apa. Seperti hari ini, sejak ditanyakan beberapa hari yang lalu, aku menjawab bahwa aku tidak minta apa-apa. Pertanyaan itu juga terlontar dari mulut anakku ''shafira''. ''Ibu mau minta hadiah apa?Langsung kujawab pertanyaan ini dan kutanyakan kepadanya '' mbak shafira apa punya kado buat ibu?"diapun menjawab" nananina",,,
Waktu yang finantikan akhirnya tiba. Semalam selepas aku solat tarawih tepatnya pukul 00.00 ada yang ucapkan selamat ultah dan doanya tak lupa untukku..dialah suamiku...kupikir tidak bakal kasih surprise untukku..Alhamdulillah,,,ternyata mlm ini sama dengan malam2 yang lalu disaat aku ultah. Selalu saja ada surprise untukku.. Esoknya ketika sahur iseng kutanyakan ke mbak shafira''mana nih kadonya buat ibu, katanya mau kasih kado'',,langsung dia beranjak dan ambil sesuatu di lemari. Dia berikan bungkusan kado itu kepadaku.''ini bu" katanya. Kubuka dan aku terharu karena dia ungkapkan isi hatinya disini. Bros, ya itu kado yang dia berikan. Memang sederhana tapi besar artinya buatku. Kalau mas izzul kematin berencana memberikan bando karena ibunya suka pakai bando, tetapi setelah ditanyakan ternyata lupa dia,,hehe... Terima kasih sayangku,,karena sebenarnya kalian adalah kado yang tiada terkira nilainya buat ibu. Aku bersyukur karena kita telah ditakdirkan bersama, Aku dan kalian tidak pernah memilih, tetapi takdir ALLAH SWT yang menjadikan kita bersama.Terima kasih suamiku, mbak shafira, mas izzul dan dek mahyra..semoga kebahagiaan bersama keluarga kita di dunia dan akhirat..Doakan aku supaya aku bisa menjadi istri, ibu dan anak yang solehah,,karena itu sesungguhnya surgaku,,,,amin amin ya robbal allamin..

Kendal, 20 juni 2016


Jumat, 13 Mei 2016

Semangat ASI sampai 2 tahun

Tidak terasa sudah sembilan bulan anak ketigaku Almahyra Rahma Mekar Azzahra. Masih teringat ketika dulu khawatir apakah ASI akan mencukupi kebutuhan gizinya sampai 6 bulan untuk ASI eksklusifnya. Mengapa kala itu berpikir seperti itu, karena dengan segala kendala pasti akan menghadang mengingat aku adalah juga bekerja. Alhamdulillah,,seperti dapat hidayah ketika aku dengan semangat terus memerah ASI ku. Meski seorang ibu yang habis melahirkan pasti tidak jarang yang mengalami baby blues dengan segala problematikanya, tetapi Allah SWT memberiku kekuatan bahwa aku harus memberikan nutrisi terbaik untuk anak ketigaku ini. Satu bulan, dua bulan sampai menjelang tiga bulan cuti melahirkan aku belum punya stok ASI, karena ASI selalu habis dan aku tidak punya waktu untuk memerah ASI untuk stok. Badan sudah capek dengan kesibukan mengurus baby, belum mengurus dua kakaknya, ditambah urusan rumah tangga seperti mencuci, jemur, masak, dll. Badan seperti remuk redam dengan kerjaan yang tidak ada habisnya. Semua ini aku lakukan sendiri karena mencari asisten RT sangat sulit. Hal ini yang juga membuatku khawatir apakah nanti akan bisa memberikan ASI, paling tidak sampai enam bulan.
Hingga akhirnya terbersit niatku untuk browsing internet tentang seluk beluk ASI, berbagai tips supaya ASI melimpah, penyimpanan ASI dan banyak hal lainnya. Mulailah aku berupaya sesering mungkin memerah ASI, pokoknya kalau ada kesempatan selalu langsung perah, meski tengah malam yang lain terjaga, ya aku dengan ngantuk ngantuk tetap memerah ASI. Sehari bisa tiap 2 jam perah, supaya produksi melimpah. Ternyata memang benar hasilnya. Setelah aku telaten dan selalu berpikir positif bahwa ASI ku bakal melimpah, memang berpengaruh terhadap produksi ASI. Akhirnya aku bisa mempunyai stok ASI menjelang habis cutiku.
Saking semangatnya berbagai perlengkapan juga sampai kubeli diantaranya botol ASI, tas cooler bag merk gabage, plastik ASI dll. Bahkan sampai gak muat freezerku di kulkas buat nampung ASI ku,,akhirnya aku beli freezer 1 pintu 6 rak merk LG untuk menampung ASIku. Sekarang freezer itu penuh dengan kantong2 ASI yang kuperah. Selama bekerja selalu kusempatkan memerah juga. Meskipun hasil perah kadang banyak, kadang sedikit untuk sekali perah, karena memang produksi ASI itu akan naik turun tergantung kondisi psikologik, kesehatan, asupan makan, dan tingkat kelehan. Semoga kondisiku senantiasa sehat  supaya aku senantiasa bersemangat ketika memerah ASI sehingga produksinya tidak berkurang...
Alhamdulillah terima kasih ya ALLAH ya robb engkau yang maha memberi. Disetiap kejadian apapun pasti ada hikmah yang akan bisa kita ambil. Dan sesungguhnya ketika seseorang mau bersyukur dengan kekurangannya maka disituah ALLAH SWT tunjukkan kelebihannya...berikut gambar gambar ASI ku,,,

Kamis, 12 Mei 2016

Nyetir itu butuh keberanian

Teringat lima tahun lalu ketika mulai belajar stir mobil, perasaan campur aduk deg degan, keringetan, panas dingin, serous n tegang karena yang melatih suami sendiri. Alhasil tiap latihan selalu dibentak bentak, ya memang karena kalau sdg berlatih itu pasti bnyak salahnya. Saya akui memang tiba-tiba ngerem mendadak tanpa ngasih lampu dulu, atau mau nyalip tapi gak reteng dulu. Itu pengalaman dulu kala karena sekarang sudah kurasakan manfaatnya bisaa nyetir sendiri. Kemana-mana tidak tergantung suami, jemput anak, belanja, kerja pokoknya beres semua. Mungkin kamu juga ingin berlatih nyetir mobil. Yuk intip trik yang pernah kulakukan,,,
1. Berdoa
2. Latihan konsentrasi dan pelan pelan saja tidak usah keburu mau sampai atau biar dibilang sudah pintar.
3. Latihan di tanah lapang, maju, mundur, putar
4. Latihan jalan naik turun, pegunungan.
5. Jangan lupa nyalakan lampu darurat kalau mengalami kebingungan di tengah jalan.
6. Jangan lupa nyalakan lampu reteng kalau akan berbelok  supaya tidak mengagetkan pengendara dibelakangnya.
7. Berlatih terus dan harus berani turun ke jalan tanpa pendamping meskipun perasaan akan campur aduk. Mungkin pengalaman hari pertama nyetir sendiri itu deg-degan gak karuan.sampai ketingat se jagung-jagung.
8. Semakin sering menyetir sendiri, insyaallah otomatis akan semakin lihai.
Selamat belajar, semoga semangat dan cepat bisa menaklukkan mobil di jalan,,,,

Rabu, 03 Februari 2016

ASI untuk mahyra ku

Tidak terasa enam bulan sudah ASI untuk mahyra kecilku,,,semoga ALLAH SWT senantiasa memberiku limpahan kesehatan, dan hidayah kepadaku untuk terus memberikan ASI hingga 2 tahun nanti. Meski harus sibuk dengan botol ASI, tas ASI, mojok untuk memerah ASI, dan tidak punya "me time",,semoga semua ini akan menjadikanmu pribadi dan generasi yang lebih baik, putri yang soleh-solehah, berbakti kepada orang tua, bermanfaat buat sesama, dan sukses dunia akhirat..

Sabtu, 30 Januari 2016

ASI untuk buah hatiku

Menjadi ibu yang dikarunia suami dan 3 anak yang manis manis itu anugerah yang tiada ternilai. Mbak Shafira athaya mekar kirani (7,5 thn), mas faeyza izzul mekar ramadhan ( 4,5 thn) dan yang ketiga si imut mbak almahyra rahma mekar azzahra berusia 4,5 bln. Mereka adalah sumber kebahagiaanku. Meski aktivitas sangat padat tetapi rasa nikmatnya bisa bersama mereka, melihat perkembangan mereka adalah sesuatu banget. Karena masa kecil mereka takkan kubisa mengulangi untuk merawat dan mendidik ketika mereka akhirnya beranjak besar dan dewasa nanti. Seperti saat ini, punya baby dengan usia baru 4,5 bln menjadikanku tak bisa berhenti bergerak. Belum lagi mas izzul yang saking deketnya sama bundanya, sampe2 semuanya harus ibu...susu ibu, mau pup, mandi, makan, ganti baju, tidur, semua IBU...alhamdulillah...Beruntung sekali mbak Shafira sudah mandiri, malah sering bantu ibunya macam macam. Terima kasih ya nok ,,,.,
Masih kuingat ketika anak ketiga lahir, jauh dari keluarga, tidak ada asisten rumah tangga rasanya badan ini sangat kepayahan. Saat itu memang sangat sulit mencari assisten rumah tangga jadi terpaksa dilakukan semua sendiri. Badan tidak pernah bisa istirahat, karena malam sering bangun sementara kalau siang juga sibuk dengan pekerjaan rumah tangga dan  mengurus sikecil. Untungnya kakak2nya sekolah semua di sekolah alam AULIYA Kendal yang full day, jadi pulang sore jam 14.30 wib. Sehingga bisa sedikit mengurangi kesibukanku. Meski kalau belum berangkat sekolah dan setelah pulang rasanya rumah ramai banget dengan keusilan2 mereka berdua. Tapi disyukuri saja,,alhamdulillah sampai sekarang masih asi untuk sikecil..semoga hingga 2 tahun nanti,,amin..

Rasulullah Saw bersabda “Tak ada seorangpun perempuan hamil dari suaminya, kecuali ia berada dalam naungan Allah Azza wa Jalla, sampai ia merasakan sakit karena melahirkan. Dan setiap rasa sakit yang ia rasakan, pahalanya seperti memerdekakan seorang budak yang mukmin.."

"Jika ia telah melahirkan anaknya dan menyusuinya, maka tak ada setetespun air susu yang dihisap oleh anaknya kecuali ia akan menjadi cahaya yang memancar di hadapannya kelak di hari kiamat. Yang menakjubkan, setiap orang yang melihat cahaya itu, dari umat terdahulu hingga yang belakangan.."

" Selain itu ia dicatat sebagai seorang yang berpuasa dan sekiranya puasa itu tanpa berbuka niscaya pahalanya dicatat seperti pahala puasa dan qiyamul lail sepanjang masa, ketika ia menyapih anaknya, Allah Yang Maha Agung berfirman “Wahai perempuan, Aku telah mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu, maka perbaharuilah amalmu.”

Indahnya Islam menghargai setiap iktiar kita dalam menyusui dan memberi ASI. Salam semangat untuk seluruh Pejuang ASI. Keberkahan dan rahmat Allah semoga senantiasa tercurah untuk kita ibu yang senantiasa berjuang memberikan asi untuk bayi.
Meski harus mojok sendiri untuk merah ASI, bangun tengah malam,,semoga menjadikanmu putri solehah, penyayang kepada orang tua, bermanfaat buat sesama....amin

akhirnya aku wisuda S2

assalamualaikum,,,,saya akan bercerita sedikit tentang bagaimana ceritanya aku bisa melanjutkan studi S2. Sebelumnya aku tidak terpikir mau ...